Pandangan mata saat melakukan gerakan guling belakang adalah

Arah pandangan mata yang benar pada akhir gerakan guling lenting adalah (A) ke depan atas. Pada saat badan terlenting, kepala berada di antara kedua tangan yang lurus rileks, dan ikut terangkat naik ke depan atas.

Sehingga pandangan ke depan atas, mengikuti tubuh yang melenting.

Dalam guling melenting terdapat 3 tahapan: sikap awal, gerakan dan akhir. Pada sikap / akhir gerakan terdapat 4 prinsip gerak yaitu kaki, pinggang, tangan, dan pandangan.

  • Kedua kaki: berdiri rapat.
  • Pinggang: melenting ke belakang.
  • Tangan: lurus ke depan atas di samping telinga.
  • Pandangan: ke depan atas.

Arah pandangan mata yang benar pada akhir gerakan guling lenting adalah

Penjelasan

Maksud soal: pandangan dalam tahap akhir guling melenting.

Kata kunci: mata.

  • Ke arah depan atas, benar

Sebab setelah kedua kaki mendarat, pinggang melenting ke belakang, dengan kedua tangan dan kepala yang mengikuti rileks.

Akibatnya wajah menghadap ke depan atas, sehingga memandang ke ke depan atas.

Dengan melihat ke depan atas, juga berguna untuk mengetahui arah lentingan badan.

Karena badan terlenting ke belakang, maka menyebabkan wajah mengarah ke depan atas.

Apabila ditundukan ke belakang bawah, dapat menggangu lentingan badan ke depan bawah yang menyababkan terjungkil.

  • Ke depan samping juga salah.

Sebab gerakan melenting, dilakukan dnegan mengguling ke belakang dan melentitikan badan ke depan atas, sehingga kepala akan terbawa dan menhadap depan atas.

Tidak ada pandangan ke samping.

  • Sedangkan ke belakang atas juga salah.

Saat badan terlenting kepala akan menghadap ke atas depan.

Padangan yang ke belakang atas, berarti posisi kepaa terlalu kaku / ditekuk ke belakang yang dapat menyebabkan berat badan terlalu ke belakang.

Hal tersebut menyulitkan badan terangkat ke depan atas dengan baik.

Jawabannya

Arah pandangan mata yang benar pada akhir gerakan guling lenting adalah

Arah dari padangan mata yang benar pada sikap akhir gerakan guling lenting adalah melihat (A) ke depan atas mengikuti arah badan yang melenting. ✅🥇

Jawabannya terdapat pada halaman 225 di bawah ini

🥇 Jawabannya telah sesuai dan berdasarkan buku paket kelas 8, sehingga dinyatakan BENAR.

Lihat Foto

kemdikbud

Tangkapan layar ilustrasi rangkaian gerakan guling depan dan guling lenting

KOMPAS.com - Gerakan guling depan, guling belakang, dan meroda adalah bentuk gerakan senam lantai tanpa alat.

Forwards roll merupakan istilah lain dari gerakan guling depan, guling belakang disebut juga dengan back roll. Sementara meroda dikenal dengan cartwheel dalam bahasa universal.

Senam lantai adalah jenis olahraga yang memiliki manfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kelincahan, serta melatih kekuatan otot.

Teknik dasar senam lantai termasuk guling ke depan atau roll depan dan guling ke belakang (roll belakang) sejatinya adalah gerakan yang sulit dilakukan.

Oleh karenanya, diperlukan latihan yang tepat dan benar agar bisa melakukan dua gerakan tersebut secara sempurna.

Kali ini, kita akan membahas cara melakukan guling ke depan dan guling ke belakang.

Namun, sebelum mulai melakukan latihan gerakan guling depan dan guling depan, wajib memperhatikan hal-hal berikut ini.

  1. Lakukan pemanasan sebelum berlatih guling depan dan guling belakang.
  2. Ketika sedang melakukan gerakan roll depan, selalu berkonsentrasi penuh.
  3. Patuhilah ketentuan-ketentuan teknik dasar senam lantai. Akan lebih baik jika didampingi oleh instruktur atau guru olahraga.

Baca juga: Senam Lantai: Pengertian, Jenis, Ragam Gerakan, dan Manfaatnya

Cara Melakukan Guling Depan

Gerakan mengguling atau menggelinding ke depan membulat dinamakan guling depan atau forward roll.

Pada gerak guling depan anggota badan yang lebih dahulu menyentuh matras setelah tangan yaitu tengkuk. Adapun, gerakan guling depan termasuk dalam pola gerak dominan yaitu putaran.

Gerakan mengguling ke depan memerlukan unsur keseimbangan, agar posisi badan saat berguling tidak bergoyang ke samping.

Selain itu, guling ke depan juga membutuhkan unsur kekuatan maupun kelentukan. Hal tersebut berguna untuk mengangkat beban badan agar bisa berbalik.

Mengutip KOMPAS.com Skola, terdapat dua cara melakukan guling depan yakni dengan awalan berdiri dan awalan jongkok.

Rangkaian gerak guling depan awalan berdiri:

  1. Tubuh dalam posisi berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan. Arahkan pandangan lurus ke depan melihat matras.
  2. Ulurkan kedua tangan lurus memegang matras sambil membungkukkan badan.
  3. Posisi kepala masuk di antara dua tangan. Usahakan dagu menyentuh dada, agar bagian tengkuk menyentuh matras dengan baik.
  4. Bahu disentuhkan ke matras dan mulailah berguling.
  5. Setelah melakukan guling depan, posisi tubuh kembali berdiri tegak.
  6. Jika belum mahir, bisa meminta bantuan teman. Dengan catatan, posisi yang membantu saat menolong gerakan guling ke depan adalah di samping yang melakukan guling depan.

Baca juga: Rangkaian Gerak Sikap Lilin dalam Senam Lantai

Rangkaian gerak guling depan awalan jongkok:

  1. Tubuh dalam posisi jongkok dan kedua kaki dalam posisi rapat. Lutut disentuhkan ke dada dengan posisi tangan berada di depan ujung kaki.
  2. Kedua tangan dalam posisi bengkok. Posisikan dagu menyentuh dada dan pundak di matras.
  3. Mulailah berguling lalu posisi tubuh sesudah berguling adalah jongkok.
  4. Posisi tubuh saat sikap akhir dalam gerakan guling depan adalah jongkok dengan kepala menunduk, dan kedua tangan lurus ke depan.

Cara Melakukan Guling Belakang

Guling ke belakang atau roll belakang (back roll) merupakan kelompok dari senam lantai yang bergerak ke belakang atau dinamis.

Jadi, jika ada pertanyaan berbunyi 'jelaskan gerak dominan apa yang ada pada gerak guling ke belakang', jawabannya adalah gerakan berguling.

Baca juga: 5 Manfaat Gerakan Kayang

Sebab, guling belakang adalah gerakan berguling ke arah belakang atau menggelindingkan badan ke belakang dengan bentuk membulat seperti roda, mulai dari panggul, pinggang, punggung, dan tengkuk.

Guling belakang memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dengan roll depan. Tak sedikit murid-murid merasa takut melakukan gerakan ini.

Apa yang menyebabkan gerakan senam lantai guling belakang lebih membutuhkan keberanian? Dalam beberapa jurnal tertulis roll belakang punya risiko cedera yang lebih tinggi daripada roll depan. Oleh karena itu, sangat penting pengawasan dari guru.

Selain itu, banyak anak yang tidak suka atau tak tertarik dengan materi guling belakang. Mereka merasa takut cedera dalam melakukan guling belakang, hingga anak kurang percaya diri dan kesulitan dalam melakukan guling belakang.

Rangkaian gerak guling belakang:

  1. Tubuh dalam posisi jongkok, kedua kaki rapat dengan tumit agak sedikit diangkat.
  2. Kepala menunduk dan posisi dagu menyentuh dada. Kaki ditolakkan pada lantai ke arah belakang, dijadikan pendorong untuk menggulingkan badan.
  3. Saat posisi punggung di matras, letakkan tangan yang sudah ditekuk di samping telinga.
  4. Kaki diangkat dan diayunkan melewati kepala. Pada saat yang bersamaan tangan digunakan sebagai tumpuan dan tolakan.
  5. Sesudah berguling posisikan tubuh kembali jongkok.

Lihat Foto

kemdikbud

Ilustrasi gerakan guling ke belakang pada senam lantai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.