Pada proses spermatogenesis terbentuk 4 sel haploid yang belum berekor disebut

Tahapan perkembangan dan pertumbuhan sel haploid pada proses spermatogenesis adalah mitosis ---> meiosis 1 ---> meiosis 2 ---> spermiogenesis. Pembentukan sel sperma disebut dengan spermatogenesis yang terjadi secara meiosis. Meiosis terjadi dua kali pembelahan yang menghasilkan empat sel anakan yang haploid. Hasil spermatogonium adalah empat sel sperma yang subur atau fertil.


Pembahasan

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sperma pada pria dengan cara pembelahan mitosis dan meiosis. Spermatogenesis terjadi di tubulus semeniferus atau testis. Adapun tempat menyimpan sperma sementara terjadi di epididimis.

Spermatogenesis berasal dari kata sperma dan genesis (pembelahan). Spermatogenesis merupakan tahap pembentukan sperma yang terjadi di testis. Setiap satu spermatogonium akan menghasilkan empat spermatozoa yang matang.

Proses pembentukan sperma atau spermatogenesis pada manusia adalah sebagai berikut:

1 spermatogonium ----> 1 spermatosit primer ----> 2 spermatosit sekunder ----> 4 spermatid ----> 4 spermarozoa

1. Spermatogonium

Spermatogonium merupakan sel induk sperma yang akan mengalami pembelahan secara mitosis sampai akhir hayat. Spermatogonium terdiri dari 46 kromosom bersifat 2n/diploid (kromosom berpasangan).

2. Spermatosit primer

Spermatosit primer merupakan hasil mitosis dari spermatogonium. Spermatosit primer akan mengalami pembelahan meiosis untuk membentuk sperma. Spermatosit primer terdiri 46 kromosom dan bersifat 2n.

3. Spermatosit sekunder

Spermatosit sekunder merupakan hasil meiosis satu dari spermatosit primer. Pada tahap ini terjadi reduksi kromosom yaitu pengurangan jumlah kromosom dari induknya. Spermatosit sekunder terdiri dari 23 kromosom dan bersifat n/haploid (kromosom tidak berpasangan).

4. Spermatid

Spermatid merupakan hasil meiosis kedua dari spermatosit sekunder. Spermatid terdiri dari 23 kromosom yang bersifat n / haploid (kromosom tidak berpasangan).

5. Sperma / spermatozoa

Sperma merupakan hasil diferensiasi atau spermiogenesis dari spermatid. Pada tahap ini terjadi perubahan pada spermatid menjadi sperma yang memiliki kepala, leher dan ekor. Sperma terdiri dari 23 kromosom dan bersifat n / haploid dan merupakan tahap sperma yang telah matang.

Setelah terbentuk maka sperma akan menuju saluran reproduksi yakni epididimis untuk dimatangkan. Sementara, energi yang digunakan untuk melakukan proses spermatogenesis di testis berasal dari sel-sel sertoli.

Sperma yang sudah matang memiliki bagian-bagian seperti kepala, leher, bagian tengah, dan ekor. Bagian kepala sperma terlindungi suatu badan yang disebut akrosom. Bagian kepala berinti haploid yaitu kromosom tidak berpasangan, yang membawa sifat genetik dari induknya. Selain itu, bagian ini juga mengandung enzim hialurodinase dan proteinase. Enzim tersebut berfungsi saat proses menembus lapisan dinding sel telur. Pada bagian tengahnya (leher sperma) terdapat banyak mitokondria yang berfungsi menyediakan energi untuk menggerakkan ekor sperma.

Pembelahan meiosis terjadi pada pembentukan sel kelamin (sperma dan ovum). Meiosis mengalami 2x pembelahan. Jumlah kromosom pada sel anakan hasil meiosis adalah setengah dari jumlah kromosom sel induk dan bersifat haploid (n) yaitu kromosom tidak berpasangan.

Tahap-tahap pembelahan meiosis dibagi menjadi dua antara lain meiosis I terdiri dari profase I, metafase I, anafase I, telofase I dan meiosis II yang terdiri dari profase II, metafase II, anafase II, telofase II.  

Pada pembelahan meiosis terjadi pengurangan jumlah kromosom atau reduksi kromosom. Pengurangan jumlah kromosom terjadi pada saat proses meiosis pertama karena pada saat ini terjadi pembagian kromosom dari sel induk ke sel anakan sehingga jumlah kromosom pada sel anakan berjumlah setengah dari jumlah sel induk.


Pelajari lebih lanjut

1. proses oogenesis: brainly.co.id/tugas/13770092

2. proses kehamilan: brainly.co.id/tugas/13841574

3. proses menstruasi: brainly.co.id/tugas/3014146


Detil jawaban

Kelas: 9

Mapel: Biologi

Bab: Sistem Reproduksi Pada Manusia  

Kode: 9.4.3


Kata kunci: reproduksi manusia, pembentukan sperma, spermatogenesis, spermatozoa, spermatogonium, meiosis

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan spermatozoa yang terjadi di dalam testis. Pada saat anak laki-laki memasuki masa pubertas, sel primordial pada epitel germinal tubulus seminiferus testis akan berdiferensiasi menjadi sel induk sperma yang disebut spermatogonium. Mekanisme spermatogeneis yaitu sebagai berikut.

  1. Spermatogenesis diawali dengan membesarya masing-masing sel spermatogonium (2n), kemudian terjadi sinapsis dan duplikasi kromosom sehingga terbentuk tetrad. Sel ini disebut spermatosit primer (spermatosit I) yang bersifat diploid (2n).
  2. Spermatosit primer mengalami pembelahan meiosis I menghasilkan dua sel spermatosit sekunder (spermatosit II) yang bersifat haploid (n). Satu sel spermatosit sekunder mengandung gonosom X, sedangkan spermatosit sekunder lain mengandung gonosom Y.
  3. Kedua spermatosit sekunder mengalami pembelahan meiosis II sehingga terbentuk 4 sel spermatid yang bersifat haploid (n).
  4. Spermatid mengalami proses pematangan dan differensiasi menjadi sel spermatozoa haploid (n) yang fungsional. Sel spermatozoa fungsional dapat melakukan fungsinya dalam proses pembuahan.

Berdasarkan uraian tersebut, sel-sel yang bersifat haploid pada spermatogenesis yaitu spermatosit sekunder, spermatid, dan spermatozoa.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat ditunjukkan oleh nomor 2 dan 3. 

konsep dasar paradigma keoerawatan

9. Tuliskan 7 peranan faktor akvatik dalam kehidupan ? 10. Jelaskan peranan faktor klimatik dan faktor edafik dalam kehidupan?​

mengapa pewarna anilinine sulphate harus asam​

jelaskan plum pix virus dan berdasarkan penyebabnya​

Seorang tukang las besi, sedang menyambung 3 buah besi sepanjang 100 cm, 2 m, dan 5.000 mm. Berapa meter panjang besi yang sudah disambungkan? * 125 m … 8 m80 m 512 m​

Jika kalian naik sepeda motor, apakah kecepatannya bertambah? bagaimana kalian bisa mengetahuinya? tolong jawab secepatnya & jawab dengan benar.​

1.Apa saja contoh bakteri yang bermanfaat bagi manusia?2. Apa saja contoh bakteri yang menyebabkan penyakit pada manusia? 3. Apa saja contoh bakteri y … ang merusak bahan makanan? 4. Apa saja contoh bakteri yang menyebabkan penyakit pada hewan? 5. Apa saja contoh bakteri yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan? ​

tolong bantu sekarang kak plissss(╥﹏╥)Jangan ngasal!Arin memiliki 2 pot bunga mawar. Bunga A dan B di tempatkan di halaman rumah dan sama-sama disir … am secara rutin. Bunga mawar di pot B diberi pupuk dan bunga A tidak diberi pupuk. Setelah 1 bulan, Arin mengamati bahwa Tanaman bunga di pot B lebih subur dibandingkan tanaman A.Rancangan percobaan yang tepat untuk masalah Arin adalah…*a.Menanam 5 bunga mawar yang selalu rutin disiram dan 5 bunga mawar yang tidak disiramb.Menanam 10 bunga mawar dengan 5 pot ditempatkan di dalam rumah dan 5 pot di halaman rumah.c.Menanam 5 bunga mawar dengan diberi pupuk dan 5 bunga mawar yang tidak diberi pupukd.Menanam 5 bunga mawar dan 5 bunga melati dengan masing menggunakan pupuk kambing​

Tanaman mangga berbuah besar rasa masam (BBmm) disilangkan dengan tanaman mangga berbuah kecil rasa manis (bbMM), menghasilkan tanaman mangga berbuah … besar rasa manis (BbMm). Jika F1 disilangkan dengan sesamanya maka jumlah tanaman mangga berbuah besar rasa masam dengan genotipe BBmm adalah ....​

apa perbedaan pupa kupu-kupu dengan pupa kepik​