Mengapa komposisi penting dalam fotografi

Fotografi memang sudah tidak asing lagi didengar oleh berbagai kalangan terutama anak muda. Fotografi menjadi hobi yang banyak diminati oleh generasi muda. Saat berwisata ke tempat-tempat yang indah, wajib membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen indah.

Fotografi merupakan salah satu seni atau karya jurnalistik yang sering digunakan untuk memberikan informasi kepada khalayak. Teknik dalam fotografi yaitu mengandalkan cahaya untuk mendapatkan hasil terbaik. Ansel Adams mendefinisikan fotografi lebih dari sekedar sebuah sarana ide komunikasi faktual.

Fotografi adalah sebuah seni kreatif. Hal yang pertama dilakukan untuk memperdalam ilmu mengenai fotografi adalah memahami teknik-teknik dasar fotografi seperti pengaturan pencahayaan karena cahaya merupakan unsur utama yang harus diketahui oleh seorang fotografer agar gambar yang dihasilkan menjadi indah dan menarik. Selain itu, istilah fotografi juga terdapat komposisi. Komposisi fotografi adalah suatu seni membagi foto menjadi beberapa bagian yang digunakan untuk memposisikan objek maupun subjek pada foto. (Baca juga: Teknik Dasar Fotografi)

Berikut ini merupakan 10 tujuan komposisi dalam jurnalistik:

Komposisi dalam fotografi berfungsi sebagai fokus pada hasil gambar. Seorang fotografer akan melatih kepekaan penikmat foto dalam memahami gambar tersebut dengan memberikan fokus-fokus tertentu pada objek. (Baca juga: Macam-macam Komposisi Fotografi)

  1. Memaknai pesan pada objek

Tujuan komposisi dalam fotografi yang kedua adalah memaknai pesan pada objek. Seorang fotografer akan mengambil objek sederhana menjadi luar biasa dengan bantuan objek-objek yang ada di sekitarnya, sehingga objek yang sederhana akan terlibat bercerita dan memberikan pesan yang menarik. (Baca juga: Komposisi dalam Sinematografi)

Mendramatisir objek berarti mengambil gambar objek dengan kondisi atau situasi yang dilebih-lebihkan dari kondisi yang sebenarnya, sehingga terkesan drama. Hal ini berfungsi untuk memperindah suatu foto dan memiliki isi pesan yang menarik. (Baca juga: Macam Tema dalam Fotografi)

  1. Menambah nilai estetika pada objek

Komposisi fotografi merupakan sebuah teknik yang biasa digunakan oleh fotografer untuk memposisikan objek agar sesuai dengan ruang pada lensa kamera. Komposisi fotografi berfungsi untuk menempatkan, meletakkan, memposisikan suatu objek agar nilai estetika pada objek terlihat pada foto. (Baca juga: Nilai Berita dalam Foto Jurnalistik)

  1. Memperkuat kesan pada objek

Komposisi dalam fotografi berfungsi untuk memperkuat kesan yang ingin digambarkan pada objek. Fotografi merupakan seni gambar yang dapat bercerita melalui tampilan objek-objek di foto, sehingga objek tersebut terlihat hidup dan mampu menampilkan pesan-pesan dan kesan yang dapat menguji kepekaan manusia melalui gambar. Setiap fotografer memiliki cara masing-masing untuk memperkuat kesan dalam foto sesuai dengan seleranya masing-masing. (Baca juga: Fotografi Jurnalistik)

Terkadang perasaan manusia dapat berubah-ubah dengan cepat. Tujuan komposisi fotografi kali ini berhubungan dengan perasaan manusia. Fotografi yang berbentuk gambar ini dapat menumbuhkan perasaan positif kepada manusia yang melihatnya seperti warna-warna pada objek, garis atau pola yang berbentuk pada objek, keindahan tempat yang sesuai dengan posisi objek, dan lainnya. Manusia dapat merasa bahagia apabila melihat suatu gambar yang bersifat estetik atau indah. (Baca juga: Macam-macam Lensa Kamera)

Komposisi fotografi yang juga menjadi salah satu teknik dasar dalam ilmu fotografi. Tujuannya adalah untuk memposisikan objek agar sesuai dengan keinginan sang fotografer. Suatu objek harus disesuaikan dengan maknanya. Misalnya, jika kita ingin mengambil objek seorang prajurit yang dikenal tegas, gagah, dan berwibawa. Angle atau sudut yang diambil adalah kamera dari bawah mengarah ke atas (Low Angle) untuk memberikan kesan tegas. Sedangkan, jika menggunakan teknik yang lain pesan yang disampaikan mengenai objek kurang terlihat. (Baca juga: Jenis-jenis Kamera Video)[AdSense-B]

Seorang pemula yang terjun ke dunia jurnalistik atau fotografi biasanya dibekali berbegai ilmu-Ilmu fotografi dasar. Salah satunya adalah komposisi dalam fotografi. Komposisi fotografi merupakan suatu teknik untuk menempatkan posisi objek agar sesuai dengan bingkai pada foto yang akan disesuaikan dengan kamera. Komposisi fotografi bermanfaat sebagai dasar-dasar ilmu oleh pemula fotografi agar foto yang dihasilkan menjadi bagus. (Baca juga: Jenis-jenis Kamera Digital)

  1. Memperlihatkan detail foto

Seorang fotografer menghasilkan karya fotografi sesuai dengan seleranya masing-masing. Komposisi berfungsi untuk membantu seorang fotografer menjelaskan detail-detail foto yang bercerita. Tidak hanya fokus kepada objek utama, foto yang bercerita juga membutuhkan objek-objek pendukung lainnya dan lokasi yang berbeda. Komposisi fotografi ini dapat memperlihatkan detail-detail objek tersebut. Misalnya, seorang fotografer yang ingin mengambil tema human interest dengan mengambil fokus utama seorang bapak tua yang bekerja sebagai pemulung dan objek-objek pendukungnya seperti lingkungan yang penuh dengan sampah, peralatan untuk bekerja, dan rumah yang kumuh. Sehingga seorang penikmat foto tertarik. (Baca juga: Jurnalistik Online)

  1. Mempermudah pengambilan gambar

Seorang pemula yang ingin mempelajari dunia fotografi tentu akan dipermudah dengan memperlajari teknik-teknik fotografi dan komposisi fotografi. Komposisi fotografi ini bermanfaat bagi pemula karena materinya berupa tata cara mengambil gambar yang baik dengan perpaduan gradasi warna, garis, pola, posisi objek, pencahayaan, dan teknik-teknik lainnya. (Baca juga: Jurnalistik Televisi)

Demikianlah yang dapat disampaikan, semoga artikel ini bermanfaat.

Dalam bidang seni fotografi, komposisi menjadi salah satu poin penting dalam proses pengambilan gambar.

Komposisi yang tepat akan menghasilkan foto yang bagus dan menarik.

Komposisi dalam fotografi dapat diartikan sebagai sebuah cara untuk menata dan mengatur elemen-elemen dalam gambar, seperti bentuk, warna, garis, dan pencahayaan.

Komposisi yang apik akan menghasilkan visual impact atau kemampuan menyampaikan suatu makna dan informasi.

Komposisi dalam Fotografi

Untuk menghasilkan foto yang bagus, Anda harus paham terlebih dahulu kaidah komposisi yang berlaku dalam dunia fotografi.

Berikut ini adalah poin-poin penting komposisi fotografi yang wajib Anda ketahui dan pahami.

1. Perspektif

Salah satu poin yang menyangkut tentang komposisi yaitu perspektif.

Perspektif merupakan keadaan di mana suatu gambar menunjukkan adanya penghujung pada suatu objek atau memanfaatkan titik lenyap.

Titik lenyap atau titik hilang merupakan titik yang seolah-olah ada pada objek tersebut.

Jika posisinya semakin ke belakang, maka bentuknya akan semakin kecil.

2. Rule of Thirds

Berdasarkan aturan dalam fotografi secara umum, foto terbagi menjadi 9 bagian atau bidang yang sama.

Sepertiga bagian merupakan teknik di mana Anda harus meletakkan objek yang Anda bidik.

Hindari untuk meletakkan objek pada bagian tengah foto.

Agar tampak menarik, Anda bisa meletakkan objek sedikit ke kanan atau ke kiri.

3. Framing

Poin penting lainnya pada komposisi fotografi adalah framing.

Framing merupakan proses membingkai objek utama atau biasa dikenal dengan istilah POI (Point Of Interest) yang dikelilingi oleh elemen lainnya.

Framing ini bermanfaat agar mata orang yang melihat karya seni fotografi Anda akan terfokus pada objek yang Anda bidik.

Framing yang tepat akan memberikan efek ruang yang tajam pada hasil foto.

4. Dimensi

Foto merupakan karya seni dua dimensi yang terekam hanya pada satu bidang.

Namun, foto sebenarnya bisa memberikan kesan yang mendalam pada suatu objek, sehingga memberikan efek seolah-olah berada di dimensi ketiga.

Jarak menjadi salah satu unsur terpenting dalam membentuk dan menciptakan dimensi.

Anda bisa menciptakan jarak di setiap elemen untuk menampilkan dimensi pada objek yang Anda bidik.

Untuk bisa menciptakan suatu dimensi, Anda perlu melakukan permainan ruang yang tajam.

Selain itu, permainan garis dan gelap terang pada suatu objek juga bisa menciptakan dan membentuk sebuah dimensi.

5. Panning

Salah satu teknik yang menarik dalam fotografi adalah menghasilkan gambar yang bergerak.

Contoh gambar bergerak yaitu orang yang sedang bersepeda, seseorang yang sedang berlari, kereta yang bergerak, dan sebagainya.

Untuk bisa membidik objek bergerak seperti ini diperlukan latihan yang cukup untuk mengasah keterampilan Anda.

Anda bisa berlatih menggunakan shutter speed untuk membidik objek bergerak, sehingga menghasilkan foto dengan kesan tajam dan latar belakang yang kabur.

6. Background & Foreground

Salah satu elemen yang bisa memberikan kesan indah dan cantik pada foto yang Anda hasilkan yaitu background & foreground.

Saat mengambil foto, Anda jangan hanya terfokus pada objek utama saja, namun perhatikan pula latar belakang dan komposisi objek lainnya agar lebih menarik.

Teknik Komposisi Fotografi

Setelah Anda mengetahui dan memahami tentang kaidah yang ada pada komposisi fotografi, Anda juga perlu tahu dan paham mengenai tekniknya.

Berikut ini adalah teknik komposisi yang wajib Anda ketahui dan pelajari untuk menghasilkan foto-foto yang luar biasa.

1. Cari Sudut yang Anti Mainstream

Poin penting saat akan mengambil gambar suatu objek, Anda harus mencari dan menentukan sudut terbaik.

Mengambil foto dari sudut yang sejajar dengan mata merupakan suatu hal yang sangat lumrah dan mainstream.

Teknik pengambilan gambar secara sejajar juga dianggap monoton dan kurang menarik.

Carilah sudut yang Anda anggap menarik untuk memberi kesan yang unik dan menonjol pada hasil foto Anda.

2. Atur Fokus

Saat akan mengambil foto atau gambar untuk memperoleh komposisi yang menarik, Anda harus mengatur fokus kamera.

Jangan sampai objek yang Anda bidik terlihat kurang jelas atau blur.

Misalnya, saat akan membidik objek burung, Anda bisa memfokuskan kamera pada mata atau paruh burung.

Posisikan angle kamera Anda dengan tepat agar hasil foto Anda lebih hidup dan menarik.

3. Atur Kombinasi Warna dengan Menyesuaikan Tema

Mengatur perpaduan dan kombinasi warna agar sesuai dengan tema dan konsep yang Anda angkat juga sangat penting untuk menghasilkan komposisi yang apik.

Dengan memerhatikan kombinasi warna, hasil foto Anda akan lebih atraktif dan ekspresif.

Hasil foto akan kurang menarik apabila Anda tidak pandai mengombinasikan warna-warna yang ada pada objek bidikan.

Anda bisa mencoba memainkan perpaduan warna-warna yang kontras, misalnya warna merah, hijau, dan biru.

Sebagai contoh, Anda bisa mengambil foto pada sebuah objek yang didominasi dengan warna hijau, lalu menangkap elemen lain dengan warna merah yang menimbulkan kontras tajam.

Warna merah ini akan menarik perhatian, karena warnanya yang menonjol di antara dominasi warna hijau.

4. Tentukan Tema

Untuk menciptakan foto atau gambar yang menarik, Anda juga perlu menentukan tema.

Anda bisa mencoba berkreasi dengan tema foto yang Anda anggap bagus, unik, dan menarik.

Penentuan tema bermanfaat untuk membentuk karakter yang pas dan sesuai dengan gaya yang Anda inginkan.

Fokuslah pada gaya pemotretan yang menurut Anda nyaman, tanpa meninggalkan prosedur dasar dalam fotografi.

5. Ambil Foto dengan Refleksi

Apabila Anda menyukai fotografi alam, Anda bisa mengambil bayangan atau refleksi yang pas untuk memperoleh komposisi yang menarik.

Bayangan atau refleksi pada suatu objek akan memberikan efek alami, sehingga mampu menciptakan kesan menarik dan istimewa.

Untuk membidik objek dengan refleksi atau bayangan yang menarik, Anda harus bisa menemukan pantulan cahaya yang terang dan jelas,

Usahakan untuk membuat bayangan atau refleksi yang menampilkan kesan unik.

6. Gunakan Leading Lines

Untuk memberikan kesan yang lebih kuat pada komposisi foto Anda, Anda bisa menggunakan leading lines.

Leading lines mengacu pada garis yang bermanfaat untuk mengarahkan pandangan ke objek utama yang dibidik.

Selain itu, garis juga berguna untuk memberi kesan tegas dan menciptakan perspektif.

Anda bisa menggunakan garis lurus atau lengkung seperti jalan, aliran air, dinding, pagar, dan sebagainya yang menurut Anda sesuai dan bisa menciptakan komposisi menarik.

Agar hasil lebih bagus, Anda bisa memadukan teknik ini dengan rule of third.

Fokuskan objek pada bagian tengah dengan memadukan elemen lainnya yang mampu menciptakan dan membentuk garis yang bisa menonjolkan objek utama.

7. Pemilihan Lensa yang Tepat

Penggunaan lensa kamera rupanya dapat memengaruhi komposisi sebuah foto.

Apabila Anda ingin membidik objek burung, Anda tentu membutuhkan lensa tele agar hasil yang diperoleh juga bisa maksimal.

Saat akan memotret objek bunga atau serangga yang berukuran kecil, Anda bisa menggunakan lensa macro.

Penggunaan lensa macro akan memberikan hasil yang maksimal dengan detail objek yang lebih jelas dan tajam.

Informasi mengenai poin penting dan teknik komposisi dalam fotografi di atas bisa Anda coba dan terapkan.

Agar kemampuan dan keterampilan Anda semakin terasah, jangan takut mencoba dan terus berlatih untuk menciptakan foto dengan komposisi yang baik.

Anda mencari jasa foto produk atau videografer handal?

Gunakan jasa TukangKonten sekarang juga. 

Klik aja tombol whatsapp dibawah ini….