Cara menghilangkan anotasi di youtube

SERAMBINEWS.COM -- Platform video populer besutan Google, YouTube mengklaim bakal menghapus catatan video atau anotasi yang muncul saat video diputar.

Informasi ini tercantum di halaman resmi Support Google di kanal YouTube.

"Kami akan berhenti menampilkan catatan video atau anotasi kepada penonton YouTube mulai 15 Januari 2019," tulis halaman YouTube Help.

Catatan video atau anotasi ini adalah fitur yang memungkinkan pengguna menambahkan informasi tambahan setelah video diunggah.

Baca: Hacker Pembobol Ribuan Situs Ungkap Tips Menjaring Viewers Youtube hingga Jutaan, Ini Penjelasannya

Informasi tersebut tampil di sebuah jendela pop-up transparan yang menutupi sebagian area video.

Nah, jendela yang bisa dibubuhkan informasi beserta link terkait tersebut ternyata kurang diminati pengguna.

Sebelumnya, pada Mei 2017 lalu, YouTube telah lebih dulu menutup fiturannotations editor, yakni fitur untuk menambah atau mengubah anotasi dalam video. Kini, YouTube menghapus secara keseluruhan fitur anotasi.

Baca: Cara Download Video dari YouTube dengan Mudah, Ikuti Langkah-langkah Berikut

Bukan hanya menghentikan fitur anotasi, YouTube bahkan bakal menghapus seluruh anotasi yang terlanjur dibuat oleh kreator YouTube di video mereka.

Bahkan pihak Google mengklaim, penggunaan fitur yang hanya bisa ditemui di YouTube versi desktop ini turun hingga lebih dari 70 persen.

Hal ini boleh jadi disebabkan karena lebih banyak pengguna menonton YouTube dari aplikasi mobile.

Inilah yang menjadi alasan kenapa YouTube berniat menghapus fitur jendelapop-up anotasi tersebut. (*)

Psst, ini loh 9 tips tersembunyi untuk optimasi video youtube kamu agar video kamu ditonton banyak orang!!

By signing up you agree to our terms

Meski sudah dihapus, youtuber perlu tahu apa itu anotasi Youtube. Fitur ini memiliki fungsi yang lumayan menguntungkan pada masanya.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai anotasi dan fitur penggantinya. Penggantinya ini juga dapat mendatangkan lebih banyak viewers untuk konten yang Anda buat.

Agar lebih jelas, selamat menyimak ulasan ini sampai selesai.

  • Apa itu anotasi Youtube?
  • Layar akhir (end screens)
    • Ketentuan video yang dapat diberi End Screens
    • Cara menambahkan layar akhir
    • Menyesuaikan Layar Akhir
  • Kartu (Cards)
    • Cara menambahkan kartu
    • Jenis-jenis kartu yang harus Anda tahu
      • Channel
      • Kartu video
      • Playlist
      • Kartu link

Anotasi adalah fitur link ke video terkait yang biasanya muncul pada saat Anda menonton sebuah konten. Bentuknya seperti pop up balon dan diletakkan di bagian tengah video, khususnya bagian atas.

Menurut data yang dimiliki oleh Youtube, keberadaan pop up balon ini tidak terlalu diminati para pengguna yang sedang menonton. Fitur yang tadinya diharapkan dapat meningkatkan viewers justru malah menurunkannya.

Salah satu hal yang menyebabkannya adalah karena fitur ini hanya kompatibel atau bisa dibuka oleh pengguna yang memakai perangkat desktop.

Sementara lebih dari 70% pengguna youtube adalah pengguna smartphone. Mereka mengakses Youtube melalui aplikasi, baik yang diunduh dari App Store maupun Play Store.

Itulah mengapa sejak 2019 fitur ini sudah dihilangkan alias dihapus. Bahkan, para youtuber yang ingin menambahkan anotasi sudah tidak bisa melakukannya sebab editor anotasi sudah dihapus sejak tahun 2017.

Sebagai gantinya, youtube sudah menyiapkan link ke video lain di layar akhir (End Screens) dan kartu (Cards).

Maka dari itu, setelah mengerti sekilas tentang apa itu anotasi youtube, sekarang saatnya youtuber belajar penggantinya. Kami akan membahasnya secara lengkap di bawah ini.

Layar akhir (end screens)

Layar akhir adalah sebuah fitur yang diberikan kepada seluruh pengguna untuk mempromosikan video-video lain, mengajak untuk subscribe, dan yang lainnya. Letaknya ada di 5-20 detik terakhir dari video yang sedang ditonton oleh pengguna lainnya.

Ketentuan video yang dapat diberi End Screens

Ada beberapa ketentuan konten yang harus dipatuhi oleh seluruh pengguna yang mau memakai layar akhir. Berikut ini ketentuannya:

  1. Video yang diunggah minimal berdurasi 25 detik.
  2. Jika ada elemen interaktif lainnya seperti watermark branding dan teaser kartu, maka akan disembunyikan saat layar akhir ditampilkan.
  3. Jika Anda membuat video untuk anak-anak dengan label “Dibuat untuk anak-anak”, maka layanan ini tidak tersedia (tidak dapat dipasang atau digunakan).

Layanan ini sangat fungsional sebagai bentuk call to action untuk para penonton. Jadi, dengan adanya fitur ini, diharapkan jumlah view ke video lain bisa naik. Demikian juga subscribers, diharapkan dapat bertambah.

Apabila belum mendapatkan tambahan view atau subscribers, coba beli views youtube terbaik.

Cara menambahkan layar akhir

Untuk menambahkan fitur ini pada konten yang dibuat, silakan lakukan langkah di bawah ini:

  1. Melalui browser, kunjungi situs youtube.
  2. Masuk ke akun.
  3. Pilih ikon foto profil dan pilih Youtube Studio.
  4. Pilih video yang hendak diberi End Screens.
  5. Pada menu sebelah kiri, klik Editor.
  6. Pilihlah menu Tambahkan Layar Akhir.

Cara di atas khusus buat Anda yang ingin memberikan layar akhir pada konten yang sudah diunggah. Perlu diketahui bahwa fitur ini juga bisa dipasang pada saat Anda sedang mengunggah konten baru.

Menyesuaikan Layar Akhir

Saat memberi atau mengedit fitur ini, Anda perlu menyiapkan beberapa hal, berikut ini beberapa di antaranya:

  1. Menerapkan template atau tata letak. Boleh memilih salah satu dari template yang disediakan.
  2. Menambahkan elemen baru.
  3. Mengatur waktu kemunculan elemen.
  4. Mengubah penempatan elemennya.
  5. Melihat pratinjau atau preview akhir end screen. Jika belum sesuai dengan harapan, Anda dapat langsung mengubahnya.

Itulah informasi dasar mengenai layar akhir. Semakin sering memakai fitur ini, Anda akan makin mahir membuat End Screens. Jadi, selamat mencobanya.

Kartu (Cards)

Setelah End Screens, Youtube mengenalkan Cards atau kartu. Ini adalah sejenis fitur yang fungsinya hampir sama dengan end screens, yakni untuk membuat video jauh lebih interaktif.

Kartu bisa menampilkan video, channel, link, atau playlist sehingga berguna sebagai ajang promosi.

Sayangnya, fitur ini tidak tersedia untuk konten-konten yang punya label “Dibuat untuk Anak-anak”.

Cara menambahkan kartu

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menambahkan kartu ke video:

  1. Melalui browser, kunjungi situs youtube.
  2. Masuk ke akun.
  3. Klik ikon profil dan pilih Youtube Studio.
  4. Klik menu Video yang ada di sebelah kiri.
  5. Pilih video yang mau diedit.
  6. Ketuk pada kotak Kartu.
  7. Pilih jenis kartu yang ingin ditambahkan.
  8. Silakan pilih playlist, link, channel, atau video tertentu.
  9. Ubahlah waktu mulai kartunya di bawah video.
  10. Silakan tambahkan teks teaser atau pesan (opsional) tentang konten yang diunggah.
  11. Klik Simpan.

Sebagai catatan, teks teaser dan pesan sangat dibutuhkan untuk kartu channel Anda.

Jenis-jenis kartu yang harus Anda tahu

Sebagaimana disebutkan di atas, kartu ini terdiri dari beberapa jenis, yakni channel, video, playlist, dan link (tautan). Apa maksud dari keempat jenis kartu ini? Silakan simak ulasannya di bawah.

Channel

Ini adalah fitur yang memungkinkan Anda untuk menautkan kartu ke channel terpilih yang ingin ditampilkan ke penonton.

Contoh: saat para artis berkolaborasi, biasanya mereka memperlihatkan channel partner kolaborasinya di tayangan video.

Selain contoh tersebut, Anda juga dapat dengan sengaja merekomendasikan channel orang lain kepada subscribers sebagai ungkapan rasa terima kasih.

Kartu video

Fitur kartu ini memungkinkan pengguna untuk menautkan konten ke konten publik lainnya yang mungkin serupa atau diminati oleh para penonton. Menariknya, Anda bahkan bisa menautkan ke waktu tertentu di dalam video tersebut.

Playlist

Sesuai dengan namanya, dengan fitur ini Anda bisa menautkan konten ke playlist publik lain. Anda juga dapat me-link-kannya pada waktu tertentu di dalam video yang terpilih.

Kartu link

Khusus untuk kartu link, jenis ini memungkinkan pengguna untuk menautkan video ke tautan tertentu. Sebagai contoh ditautkan ke:

  1. Situs terkait. Bila Anda punya situs pribadi, maka layanan ini dapat dipakai secara leluasa.
  2. Crownfunding. Jika Anda sedang melakukan penggalangan dana atau mau mengikutinya, kartu ini sangat berguna.
  3. Merchandise. Silakan promosikan merchandise yang berlisensi pada konten yang diunggah.

Sayangnya, kartu link ini hanya tersedia untuk para youtuber yang sudah terdaftar di Program Partner Youtube. Atau dengan kata lain mereka sudah memiliki akun Google Adsense dan Youtube-nya sudah menghasilkan uang.

Uraian-uraian di atas semakin memperjelas bahwa penghapusan anotasi youtube tampaknya tepat. Sebab tetap ada solusi untuk meningkatkan viewers tanpa harus membuat pengguna merasa tidak nyaman.

Hal ini karena waktu putarnya end screen ada di akhir video dan ada kartu yang juga tak mengganggu isi dari konten yang diunggah.

Demikian informasi tentang apa itu anotasi youtube dan pengganti-penggantinya. Selamat memanfaatkannya untuk meningkatkan engagement youtube. Jangan lupa ganti tema youtube apabila merasa lelah melihat layar terus menerus.